Film Pulang Kampung akan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 26 November 2026. Film ini disebut sebagai film musikal Batak pertama, dan ekspektasi terhadapnya besar: bukan cuma soal hiburan, tapi juga soal bagaimana budaya daerah tampil di layar lebar dengan caranya sendiri.
Produksi Imajinari ini mempertemukan dua jebolan Indonesian Idol musim ke-13, Vanessa Simorangkir dan Axelo Nababan, sebagai pemeran utama. Vanessa berperan sebagai Uli, seorang pariban yang memperkenalkan dan mengajarkan Daniel, tokoh yang dimainkan Axelo, tentang budaya Batak. Di kursi sutradara ada Bene Dion Rajagukguk, yang juga menulis skenarionya, didampingi ko-sutradara Kristo Immanuel.
Kenapa disebut film musikal Batak pertama?
Film musikal bukan hal baru di Indonesia, tapi musikal yang seluruh nadanya bertumpu pada budaya Batak belum pernah dibuat dalam skala layar lebar seperti ini. Musiknya digarap Viky Sianipar, yang mengolah delapan lagu Batak lama dan satu lagu baru untuk kebutuhan film. Latarnya pun tidak main-main: Danau Toba dan Pulau Samosir di Sumatera Utara.
Kristo Immanuel, yang menangani sekitar 70 hingga 80 persen adegan musikal, berharap film ini memberi pengalaman menonton yang berbeda. "Ekspektasinya semua orang bisa menikmati dan ikut nari-nari di dalam bioskopnya," ujarnya saat diwawancarai ANTARA di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Bene sendiri menaruh harapan sederhana: film ini membawa warna baru di perfilman Indonesia lewat perpaduan cerita, musik, dan budaya daerah. Genre yang dipilih adalah komedi romantis, dibalut budaya Batak, sehingga penonton yang tidak berasal dari Sumatera Utara pun diharapkan bisa mengikuti ceritanya.
Dua debut akting dari panggung Idol
Bagi Vanessa dan Axelo, Pulang Kampung adalah debut akting layar lebar. Vanessa mengaku ingin mengembangkan perjalanan bermusiknya ke dunia seni peran, dan berharap film ini menjadi pengalaman membanggakan untuk daerah asalnya di Sumatera Utara. Ia juga berharap filmnya bisa memperkenalkan dirinya sebagai wajah baru di layar lebar.
"Ekspektasinya film ini bisa disambut baik oleh orang-orang Batak dan juga non-Batak dan bisa dinikmati semua kalangan," kata Vanessa dalam wawancara yang sama.
Jajaran pemainnya dilengkapi Judika dan Lea Simanjuntak. Film ini diproduseri Ernest Prakasa dan Dipa Andika. Teaser posternya sudah diperkenalkan sejak 29 September 2026, dan trailer yang dirilis menampilkan sejumlah lagu yang akan muncul di film, termasuk lagu-lagu Batak lama yang diaransemen ulang.
Apa yang bisa diharapkan penonton?
Dari materi yang sudah dirilis, Pulang Kampung menawarkan tiga hal sekaligus: kisah pulang kampung yang dekat dengan banyak keluarga Indonesia, musik Batak yang dibuat bisa dinikmati penonton lintas daerah, dan pemandangan Danau Toba sebagai latar yang jarang tampil semegah ini di film musikal.
Yang menarik, film ini tidak menargetkan penonton Batak saja. Para kreatornya berulang kali menekankan bahwa film ini dibuat untuk semua kalangan, dan budaya daerah di sini berfungsi sebagai jembatan, bukan pagar. Kalau pendekatan itu berhasil, Pulang Kampung bisa membuka jalan bagi film-film musikal daerah lain untuk menyusul.
Catatan untuk penonton: jadwal tayang masih bisa berubah mengikuti pengumuman resmi pihak terkait. Pantau terus informasi dari jaringan bioskop dan akun resmi Imajinari menjelang 26 November 2026.
FAQ: Film Pulang Kampung
Kapan film Pulang Kampung tayang di bioskop?
Film Pulang Kampung dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai Kamis, 26 November 2026.
Siapa saja pemeran utama film Pulang Kampung?
Vanessa Simorangkir sebagai Uli dan Axelo Nababan sebagai Daniel. Keduanya adalah jebolan Indonesian Idol musim ke-13. Judika dan Lea Simanjuntak turut bermain.
Siapa sutradara dan produser film Pulang Kampung?
Film ini disutradarai Bene Dion Rajagukguk, yang juga menulis skenarionya, dengan Kristo Immanuel sebagai ko-sutradara. Produsernya Ernest Prakasa dan Dipa Andika, di bawah rumah produksi Imajinari.
Di mana latar film Pulang Kampung?
Film ini berlatar Danau Toba dan Pulau Samosir di Sumatera Utara, dengan aransemen musik garapan Viky Sianipar.
Baca juga: Tissa Biani Tembus Festival Film Tokyo Lewat Merah Sebelum Fajar
Sumber: ANTARA via MataMaluku, 5 November 2026; JadwalNonton, 29 September 2026. Jadwal penayangan dapat berubah mengikuti pengumuman resmi pihak terkait.




