PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memanggil para pemegang sahamnya untuk rapat luar biasa. Agenda tunggalnya terdengar teknis, tapi penting: menarik kembali seluruh saham treasuri hasil program pembelian kembali saham (buyback) tahun 2025, sebanyak 168.766.700 lembar atau setara 0,44 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) itu dijadwalkan Kamis, 26 November 2026, pukul 10.30 WIB, bertempat di Grha Unilever, Green Office Park Kav. 3, BSD City, Kabupaten Tangerang, dan digelar secara elektronik melalui fasilitas eASY.KSEI. Pemanggilan rapat ditandatangani Corporate Secretary UNVR, Mario Abdi Amrillah, pada 4 November 2026.
Apa itu saham treasuri dan kenapa ditarik?
Saham treasuri adalah saham perusahaan yang dibeli kembali dari pasar lewat program buyback, lalu disimpan perusahaan, bukan dipegang investor publik. Saham seperti ini tidak punya hak suara dan tidak menerima dividen selama berstatus treasuri.
Perusahaan punya beberapa pilihan atas saham treasuri: dijual lagi ke pasar, dibagikan ke karyawan, atau ditarik dan dimusnahkan lewat pengurangan modal. UNVR memilih opsi terakhir. Mengacu pada Pasal 21 huruf b POJK Nomor 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham, penarikan saham hasil buyback lewat pengurangan modal wajib mendapat persetujuan pemegang saham terlebih dahulu. Di sinilah peran RUPSLB 26 November itu.
Dari mana 168,8 juta saham itu berasal?
Jumlah tersebut merupakan seluruh saham treasuri yang dimiliki UNVR saat ini, hasil program buyback yang dijalankan sepanjang 31 Juli sampai 30 Oktober 2025. Artinya, setelah penarikan disetujui, UNVR tidak lagi menyimpan saham treasuri. Jumlah saham beredar perseroan berkurang 0,44 persen, dan modal ditempatkan serta disetor ikut menyusut dengan nilai yang sama.
Bagi pemegang saham yang ingin hadir atau memberi suara, syaratnya jelas: nama harus tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per Selasa, 3 November 2026 pukul 16.00 WIB. Pengumuman rapat sendiri sudah disampaikan perseroan sejak 20 Oktober 2026, dengan pemanggilan resmi pada 4 November 2026.
Apa artinya buat investor ritel?
Pertama, penarikan saham treasuri tidak sama dengan pembagian uang ke pemegang saham. Tidak ada dividen khusus dari aksi ini. Efeknya lebih ke struktur: jumlah saham beredar berkurang, sehingga porsi kepemilikan setiap pemegang saham yang tersisa secara proporsional sedikit membesar, meski dalam kasus UNVR angkanya kecil, 0,44 persen.
Kedua, aksi ini memberi sinyal soal disiplin modal. Perusahaan yang menarik saham treasurinya pada dasarnya menyatakan tidak berencana menjual kembali saham tersebut ke pasar dalam waktu dekat. Bagi investor, itu kabar yang cenderung menenangkan: tidak ada tambahan pasokan saham yang bisa menekan harga.
Ketiga, tetap ada konteks yang perlu dibaca bersamaan. Kinerja UNVR sendiri sedang dalam fase pemulihan: laba bersih sembilan bulan pertama 2026 tercatat Rp4,20 triliun, naik 26 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, dengan penjualan bersih Rp25,75 triliun. Angka-angka itu datang dari laporan keuangan interim per 30 September 2026, dan sebagian ditopang operasi yang dihentikan, termasuk laba penjualan operasi yang dihentikan Rp870,27 miliar. Membaca aksi korporasi tanpa membaca laporan keuangan adalah setengah cerita.
Yang perlu dicatat sebelum rapat
RUPSLB ini hanya punya satu agenda, jadi tidak ada kejutan lain yang perlu ditebak. Pemegang saham yang tidak bisa hadir fisik tetap bisa mengikuti secara elektronik lewat eASY.KSEI, dan pemberian kuasa tersedia hingga satu hari kerja sebelum rapat, yakni 25 November 2026 pukul 12.00 WIB. Artikel ini bukan rekomendasi membeli atau menjual saham UNVR; keputusan investasi tetap harus didasarkan pada riset masing-masing investor.
FAQ
Kapan RUPSLB Unilever digelar?
Kamis, 26 November 2026, pukul 10.30 WIB, di Grha Unilever BSD City dan secara elektronik lewat eASY.KSEI.
Berapa saham treasuri yang akan ditarik?
Seluruhnya: 168.766.700 lembar, setara 0,44 persen modal ditempatkan dan disetor, hasil buyback 31 Juli sampai 30 Oktober 2025.
Siapa yang berhak hadir dan memberi suara?
Pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per Selasa, 3 November 2026 pukul 16.00 WIB, atau kuasanya yang sah.
Apakah penarikan saham treasuri sama dengan dividen?
Tidak. Ini pengurangan jumlah saham beredar lewat pengurangan modal, bukan pembagian uang tunai kepada pemegang saham.
Sumber: The Signal, merujuk keterbukaan informasi IDX (4 November 2026); Pengumuman RUPSLB PT Unilever Indonesia Tbk (20 Oktober 2026); Laporan keuangan interim UNVR per 30 September 2026. Artikel ini diterbitkan pada 5 November 2026.




