Demi Fancam Konser, Kaum Tengah Ramai Sewa HP Flagship

Fenomena sewa HP flagship demi fancam konser makin ramai di kalangan kaum tengah. Berapa tarifnya, HP apa yang disewa, kapan sewa lebih untung?
KLIK FAKTA
Penonton konser mengangkat ponsel merekam

Ada penonton yang datang ke konser demi menonton. Ada juga yang datang demi pulang membawa fancam sejernih hasil kamera profesional — tanpa harus merogoh kocek belasan juta rupiah untuk membeli ponsel baru.

Caranya: sewa HP konser. Fenomena menyewa HP flagship khusus untuk dokumentasi konser makin ramai dibicarakan, bahkan sampai masuk sorotan media nasional pekan ini. Alih-alih membeli HP flagship seharga belasan juta rupiah demi mendapatkan foto dan video konser yang bagus, sebagian kaum tengah memilih sewa HP — begitu ringkasan fenomena ini dalam sorotan "Top 3 Tekno" Liputan6.com, Kamis (15/10/2026).

HP Belasan Juta Cuma untuk Semalam? Sewa Saja

Logikanya sederhana. Satu unit flagship terbaru bisa berharga Rp15 juta hingga Rp20 jutaan, padahal kegunaan kamera "dewa"-nya paling terasa setahun sekali — saat musim konser tiba. Buat penggemar yang duduk di tribun atau barisan belakang, zoom optik dan stabilisasi kelas flagship bukan lagi soal gaya, melainkan soal kualitas konten yang bisa dibagikan ke media sosial.

Bisnis penyewaan ponsel premium mengisi celah ini. Salah satu pelakunya, Imawati Muslimah (37) asal Jakarta, kini mengelola 10 unit ponsel premium dengan tarif Rp450.000 hingga Rp850.000 per hari, seperti dilaporkan Suaraislam.id. Unit paling laris adalah iPhone 17 Pro Max dan Samsung Galaxy S26 Ultra karena memori besar dan kualitas kamera, sementara Xiaomi 17 Ultra banyak dicari berkat kemampuan zoom-nya.

Kerumunan penonton konser

Dari Iseng Jadi Bisnis di Musim Festival

Cerita Ima — sapaan Imawati — bermula pada 2022, ketika pembatasan kegiatan masyarakat akibat pandemi mulai dilonggarkan. "Awalnya iseng, waktu itu banyak teman yang ingin meminjam ponsel saya untuk berbagai keperluan, salah satunya motret-motret di acara konser musik," tuturnya dalam wawancara yang dikutip dari laporan tersebut.

Melihat gelaran festival musik seperti PestaPora dan Soundrenaline yang selalu ramai, ia menjadikan empat gawainya sebagai sumber penghasilan sampingan. Kini armadanya berkembang jadi 10 unit, dan ritme bisnisnya mengikuti kalender konser. Di media sosial, akun-akun jasa sewa bahkan beriklan terang-terangan: "Siap dapet momen fancam legendaris? Yuk, langsung sewa Samsung S26 Ultra atau iPhone 17 Pro Max," tulis sebuah akun jasa penyewaan menjelang konser TREASURE di Indonesia Arena beberapa waktu lalu.

Joki Fancam: Tren Turunannya Ikut Cuan

Fenomena sewa HP melahirkan tren turunan: joki fancam. Mojok.co mewawancarai seorang penggemar K-pop bernama Cika yang nekat membuka "jasa" fancam seadanya saat menonton konser Seventeen. Ia mematok tarif bundling Rp100 ribu untuk lima video, khusus untuk kenalannya yang tak kebagian tiket.

Hasilnya di luar dugaan. Bermodal satu ponsel flagship miliknya, Cika mengantongi hampir Rp2 juta dalam satu malam konser — nyaris menutup harga tiket kategori BLUE miliknya yang seharga Rp3,2 juta. "Aku nggak nyangka aja cuannya bisa sebesar ini, nyaris balikin harga beli tiketku. Padahal semua awalnya iseng aja," katanya.

Dari sisi penonton, ini win-win: yang tak bisa nonton tetap dapat konten eksklusif idolanya, yang nonton bisa menutup sebagian biaya tiket. Dari sisi tren, ini cerminan ekonomi kreator yang makin cair — ponsel bukan lagi sekadar alat komunikasi, tapi modal kerja.

Penampilan panggung konser

Masuk Akal atau Sekadar Gengsi?

Hitung-hitungan kasarnya begini: menyewa unit termahal seharga Rp850 ribu untuk satu hari konser masih jauh lebih murah daripada membeli flagship Rp18 juta yang dipakai maksimal beberapa kali setahun. Untuk penggemar kasual yang hanya nonton satu-dua konser per tahun, sewa jelas menang secara angka.

Tapi ada catatan penting. Sewa berarti tanggung jawab: siapkan identitas untuk verifikasi, pahami aturan denda bila perangkat rusak, dan pastikan data pribadi benar-benar terhapus sebelum unit dikembalikan. Pilih penyedia yang kredibel dan transparan — jangan tergiur tarif murah dari akun tanpa jejak. Intinya, fenomena ini bukan soal gengsi semata; ini soal cara kaum tengah mengelola prioritas di tengah ekonomi yang makin menuntut perhitungan.

FAQ

Berapa harga sewa HP untuk konser?

Berdasarkan data pelaku usaha yang dilaporkan media, tarif sewa ponsel flagship berkisar Rp450.000 hingga Rp850.000 per hari, tergantung model dan kapasitas memorinya.

HP apa yang paling banyak disewa untuk fancam konser?

iPhone 17 Pro Max dan Samsung Galaxy S26 Ultra menjadi unit paling diminati karena kualitas kamera dan memori besar. Xiaomi 17 Ultra juga populer berkat kemampuan zoom-nya.

Apa saja syarat menyewa HP?

Umumnya penyedia meminta verifikasi identitas dan menerapkan aturan denda bila perangkat rusak atau hilang. Tanyakan syarat lengkapnya sebelum transaksi.

Apakah aman menyewa HP?

Aman selama memilih penyedia kredibel dan transparan. Pastikan data pribadi terhapus dari perangkat sebelum dikembalikan, dan simpan bukti transaksi.

Diterbitkan: 15 Oktober 2026.

Posting Komentar